Macul Day 1!

“Apa itu macul?”

Reggy Hasibuan, pelatih debat saya jaman putih abu-abu yang sekarang international standup comedian dan bertahun-tahun tinggal di Malang aja nggak ngerti arti “macul”. Sepertinya lingo ini cuma dipahami beberapa orang yang menggunakan bahasa Jawa. Hmm…

Gundul-Gundul Pacul

Cari gambar di google juga gak banyak membantu buat mengerti “pacul”

Macul atau mencangkul adalah kegiatan standar yang dilakukan di perkebunan organik yang baru-baru ini saya geluti. Saya nggak akan memberikan penjelasan teknis tentang fungsi macul (atau penggemburan tanah/ derajat kemiringan macul yang ideal/ berapa energi efektif yang diperlukan untuk mengayunkan sebuah pacul / berapa kalori yang dapat dibuang setelah memacul/ memacul untuk kegiatan alternatif olahraga dalam diet sehat) di blog ini. Yang pasti blog dengan tag macul adalah kegiatan saya di perkebunan organik Cangar, Batu.

Banyak hal yang saya pelajari di hari pertama pengenalan tentang kebun organik sebelum akhirnya saya magang tanggal 8-30 September mendatang. Yang sangat berkesan menurut saya adalah saat macul.

Macul bagi yang terbiasa terlihat sangat mudah. Apalagi petani yang mengajari saya di kebun bisa cerita banyak hal dengan santai. Sementara, saya adalah salah seorang generasi yang lebih banyak menggunakan media elektronik ketimbang barang-barang mekanis semacam cangkul. (90s kids: “Ntar juga ada robotnya, we’re welcoming robot era rather than moving those things” —> kalo sampe ada yang berdalih gini saya lempar pake pacul wkwk)

Cangkul atau pacul ada berbagai macam. Ada yang jenis kayunya berat, ada juga yang ringan kayunya. Seringan-ringannya kayu cangkul tetep aja berat, orang ujungnya besi. Dan saya cuma berhasil buat 2 bedengan doang. No pics, karena saya lupa ngubah hp ke airplane mode. Ya kali di tengah hutan di pegunungan ada sinyal. Alhasil, gak ada pendokumentasian berarti karena hp lowbatt. Dan macul itu capeeekkk gila. Mungkin seandainya saya ngefotoin juga gak bisa karena tangan saya tremor akibat atropi otot lengan saya yang kebanyakan cuma buat olahraga jari di atas keyboard.

Selain macul, hal menarik yang saya pelajari dari perkebunan organik adalah tidak adanya penggunaan pestisida. Hooray! Perkebunan organik hanya bergantung dari zat hara dalam tanah, pupuk kandang, pupuk hijau (sisa panenan sayur/gulma yang membusuk), gemburnya tanah dan cukupnya air. Di musim kemarau seperti ini justru merupakan masa yang ideal untuk penananaman dan panen karena sinar matahari sangat maksimal jika tidak mendung. Umbi, daun, bunga bisa berkembang dengan maksimal.

300820152911Beetnya sampe gendut dan kurang laku di pasaran. Akhirnya bisa dibawa pulang!

Sekalipun tanpa menggunakan pestisida, hama tidak terlalu memengaruhi produksi panen. Penanggulangan hama dapat diatasi dengan rotasi tanaman, penyiraman dan kesehatan tanaman. Jadi, meskipun dimakan hama, tetap tidak terlalu berpengaruh karena porsi yang dimakan hama  lebih sedikit dibanding dengan kecepatan perkembangan tanamannya. Penyiraman secara berkala juga merupakan cara penanggulangan hama karena aktifitas menyiram tanaman dapat mengganggu aktifitas hama tanaman.

Yang seru selain pengetahuan perkebunan organik, saya dapat juga pengetahuan lain mengenai pemasaran produk pertanian. Bukan hal teknis sih, tapi tentang kemana saja produk kebun biasa dipasarkan. Agak mengagetkan dan saya mendapat bukti setelah membaca di label saus tomat ternama yang beredar di pasaran.

pasta tomat 21Komposisi: air, air, gula, pasta tomat (21%), garam, dan semua bahan kimia yang tidak berbahaya bagi kesehatan anda

Di label itu tertulis pasta tomat (21%). Tujuh puluh sembilan persen sisanya apa dong? Jeng jeng. Menurut petani kebun, produk kebun seperti wortel yang gendut-gendut dan labu kuning sangat laku dijual ke supplier pabrik makanan seperti Ind*f**d, He**z, D** M**te juga merk saus dengan 3 alfabet berurutan. Selama ini saus tomat yang kita makan 79%-nya merupakan saus wortel/saus labu?????? Hmmmmmmmmmm…

Hari ini seharusnya saya latihan cara memanen brokoli tapi karena saya mengalami delayed onset muscle soreness (DOMS) yang disebabkan karena kerusakan miskroskopis dalam otot saya akibat macul, jadinya saya cuci-cuci dengan alat elektronik sekalian blogging (dengan alat elektronik juga). Ya kali blogging pake mesin ketik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s